Pertambangan

3 Metode Pengeboran Yang Dilakukan Jasa Eksplorasi Batu Bara

Ilustrasi kegiatan eksplorasi batubara yang dilakukan oleh jasa eksplorasi batubara

Batu bara merupakan sebuah hasil tambang yang sangat berharga bagi masyarakat Indonesia.  Tambang ini memiliki peran penting dalam memajukan ekonomi negara. Ada kegiatan jasa eksplorasi batu bara pasti berkaitan dengan metode pengeboran. Aktivitas ini bertujuan untuk mengetahui sebuah data geologi permukaannya. 

Apa Itu Eksplorasi?

Eksplorasi sendiri merupakan sebuah kegiatan lapangan yang dilakukan untuk mengetahui lebih banyak mengenai keadaan alam dan sumber-sumber alam yang ada di suatu daerah. Kegiatan ini biasanya terjadi di tempat pertambangan. Dalam melakukan eksplorasi batubara biasanya ada dua macam eksplorasi yaitu eksplorasi umum dan eksplorasi rinci.

  • Sistem eksplorasi umum

Sistem eksplorasi ini merupakan langkah awal untuk menentukan sebuah endapan yang telah ditemukan. Sebuah jasa eksplorasi batu bara akan memberikan dugaan awal mengenai kuantitas, kualitas, ukuran, sebaran, dan bentuk dari sebuah sumber daya alam yang telah ditentukan. Cara inilah yang nanti akan menentukan sebuah tempat tersebut harus dieksplorasi secara rinci atau tidak. 

  • Sistem eksplorasi rinci

Aktivitas ini akan meneliti lebih rinci sebuah endapan yang terdiri dari 3 dimensi bahan galian untuk menemukan sumber daya yang telah ditentukan sebelum. Cara ini akan menentukan  bagaimana karakteristik tempat tersebut sebelum diadakannya kegiatan penambangan. Hal ini berguna untuk mencegah  beberapa hal yang tidak diinginkan. 

Metode Pengeboran Yang Dilakukan Oleh Jasa Eksplorasi Batu bara

  1. Metode Touch Core adalah sebuah upaya eksplorasi batubara dengan pengeboran yang awal telah dilakukan pengeboran dengan sistem lain yaitu open hole. Cara ini biasa akan ditandai dengan munculnya air hitam yang telah bercampur dengan potongan batu bara. Hal ini menandakan bahwa pengeboran sudah mencapai batuan batu bara. 
  2. Metode Open Hole adalah sebuah cara pengeboran  dari awal lapisan tanah sampai ke kedalaman yang sebelumnya telah ditentukan. Pada setiap pengeboran akan diambil sampel untuk diteliti. Biasanya pengambilan sampel akan dilakukan setiap 1.5 meter.  Sampel yang diambil berupa potongan batu yang nantinya akan dibawa bersama air lumpur dari pengeboran. 
  3. Metode Full Core adalah  sebuah metode pengeboran dengan kedalaman tertentu sesuai dengan kesepakatan tanpa adanya  pengeboran open hole. Cara ini dilakukan untuk mengambil sebuah sampel inti batuan. Bentuk dari full hole ini seperti tabung biasanya sama seperti pipa pengeboran. Sampelnyapun bisa diambil sesuai dengan  ukuran panjang pipanya misal 1.5 meter atau 3 meter. 

Pada umumnya kegiatan eksplorasi yang sering digunakan oleh jasa eksplorasi batubara adalah metode open hole. Hal ini dikarena metode open hole ini memiliki anggaran dana yang lebih murah selain itu cara ini juga sangat cepat. Sayangnya, metode open hole kurang jika dibandingkan dengan full core. Untuk itu perlu adanya kegiatan logging geofisika. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *